Kerja Tidak Harus ke Kantor

18 September 2015

By:

Editor’s Note :
Sudah bosan dengan rutinitas setiap hari yang harus berangkat pagi ke kantor, dan pulang setelah matahari terbenam?
Mungkin beberapa tipe pekerjaan di atas bisa menjadi alternatif jika Anda menginginkan pekerjaan di luar kantor Anda.
Industri internet saat ini sudah semakin jauh berkembang. Tidak hanya para vendor yang bisa mendapatkan keuntungan, namun, dari sisi user sendiri pun sudah bisa mendapatkan banyak keuntungan berupa income. 

KOMPAS.com Selama 10 tahun belakangan menjadi seorang pegawai kantoran merupakan sebuah kebanggaan. Namun, kini tren itu mulai berubah. Pekerjaan dapat dengan mudah diselesaikan dari mana saja hanya dengan bekal gadget dan jaringan internet.
Seiring waktu pula profesi yang tadinya tidak terpikir mulai bermunculan, terutama pekerjaan terkait dengan internet. Berikut ini empat lahan pekerjaan yang mulai bermunculan di era digital:

Software bug reviewer
Software bug adalah kesalahan dalam program atau sistem komputer yang menyebabkan gangguan pada saat penggunaannya. Tugas seorang software bug reviewer atau lebih dikenal dengan programmer adalah mengantisipasi hadirnya bug dalam software.
Zaman sekarang hampir seluruh perusahaan membutuhkan jasa programmer. Tanpa programmer tidak ada yang dapat bertanggung jawab, jika terjadi gangguan pada jaringan penyimpanan data perusahaan.
Saking pentingnya jabatan tersebut, tak sembarang orang dapat melakukannya. Ada serangkaian kemampuan teknis dan non-teknis yang harus dimiliki, misalnya dasar-dasar bahasa pemrograman dan kemampuan melihat detail.

Ojek Online
Sebagai moda transportasi pilihan masyarakat Jakarta, layanan pesan ojek online saat ini tengah naik daun. Di balik semua kontroversi yang ada, tak dipungkiri bahwa profesi tersebut membawa berkah bagi sebagian pengendara ojek.
Hanya dengan bantuan ponsel, pengendara ojek online dapat mencari penumpang, baik untuk jarak jauh atau dekat. Sementara itu, faktor nyaman dan aman ditawarkan untuk pengguna lewat tersedianya data diri pengojek.
Berlakunya sistem freelance dari perusahaan penyedia juga memudahkan mereka menyesuaikan waktu kerja. Hasilnya, rata-rata pengojek dapat mengantongi Rp 4 juta per minggunya.

Kru “live streaming”
Live streaming merupakan salah satu media hiburan yang semakin diminati pada era digital. Alasannya sederhana, metode ini bisa diakses dari mana pun via ponsel atau komputer.
Profesi sebagai kru media hiburan ini pun mulai diminati masyarakat. Ada kreatifitas baru yang bisa digali untuk menciptakan berbagai program seru. Terlebih, acara live streaming bisa dinikmati secara real time sehingga bisa menjadi sarana interaksi antara penyaji acara, pengguna, maupun sesama penggunanya.
“Profesi ini cukup unik dan menyenangkan karena tidak hanya penonton yang diuntungkan. Bagi kru sendiri bisa jadi ajang unjuk bakat ketika siaran, misalnya saya kadang ikut menyanyikan lagu permintaan penonton,” kata Faya Alika, seorang host CliponYu yang menyediakan layanan live streaming di Indonesia.

Social media manager
Menurut hasil penelitian WeAreSocial Singapura, 98 persen penduduk Indonesia memiliki akun media sosial. Ini menjadi kesempatan bagi banyak brand untuk menawarkan produk mereka.
Di sinilah pekerjaan social media manager muncul. Mereka ialah orang di balik layar penjaga citra dan pencipta hubungan personal sebuah brand dengan penggunanya. Mereka juga yang menyiapkan strategi konten untuk membangkitkan kesadaran sosial akan sebuah brand.
Profesi ini memang menjanjikan melihat kehadiran media sosial yang tidak ada habisnya. Di Amerika, seorang social media specialist dapat membawa pulang sekitar 46.000 dolar Amerika per tahun.

http://tekno.kompas.com/read/2015/09/05/07160097/4.Profesi.Unik.yang.Menjanjikan.Lewat.Internet.Tertarik.
Image: Kyle Fletcher’s Flickr
Copyright © 2016. CreoActive. All Rights Reserved.